Jakarta - Istri sering kali bertugas atau inisiatif memasak untuk suami dan keluarga. Agar istri merasa dihargai, ada etiket yang bisa dilakukan suami jika istri memasak untuknya.
Seolah jadi tradisi di Indonesia, para istri atau ibu berperan dalam banyak pekerjaan rumah tangga. Utamanya dalam hal menyediakan makanan. Banyak istri memasak untuk suami dan anak-anak di rumah.
Masak untuk memenuhi kebutuhan keluarga tentu bukan tugas mudah. Karenanya para istri juga perlu diapresiasi usai melakukan tugas mulia ini.
Pakar etiket, Ellen Tendean mengungkap dalam unggahan Instagram @ellen.tendean (27/11/2024) mengenai etiket yang perlu dilakukan suami saat istri memasak untuknya. Ia menyarankan untuk tidak makan begitu saja. Memberikan apresiasi kecil sejatinya bisa berdampak besar.
"Bila rasa masakannya biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa, minimal katakan terima kasih kepada istri yang sudah capek-capek masak," ungkap Ellen.
Lalu kalau masakannya terasa kurang cocok, misalnya kurang garam, coba sampaikan dengan lembut. "'Wah enak ini kalau ditambah sedikit garam pasti jadi makin sedap'," ujar Ellen memberi contoh.
Jika makanannya keasinan, tapi istri tidak bertanya, sebaiknya para suami tidak perlu berkomentar. "Tapi kalau ditanya bisa katakan 'Agak asin sedikit, tapi tetap enak dan bisa dimakan kok'," kata Ellen.
Ia mengatakan pantang bagi suami ngomel-ngomel apalagi langsung tidak mau makan. Ada hal yang bisa dilakukan sebagai solusi, misalnya menambah nasi agar lauk tidak terlalu asin.
Ketika suami disajikan masakan pertama kali oleh istri, coba katakan dengan antusias seperti 'Wah ini resep baru ya? Dapat dari mana nih?'. Suami juga perlu melihat istri dengan bangga saat ia menceritakan bagaimana dia mendapat resep tersebut.
"Jadi para suami, cobalah untuk menghargai jerih payah istri dengan selalu mengucapkan terima kasih dan memberikan pujian yang tulus," tutup Ellen.



0 comments:
Posting Komentar